This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Peta Yogyakarta

Jumat, 22 Maret 2013

aaaaaaaaaaaaa

aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Minggu, 17 Februari 2013

Jumat, 22 Juni 2012

 Teks Efek Glossy is Easy
Hai grafis mania, kali ini saya akan mencoba membuat teks efek glossy, mungkin tutorial ini sederhana dan ada yang sudah menguasainya tapi bagi yang belum silahkan mempelajari dengan semangat ya... :)

Ok mari kita mulai membuatnya, begini ceritanya suatu ketika di antah barantah hiduplah pangeran bernama photoshop, loh kok waduh salah baca buku nih, wkwkwk....
ok mencoba serius kembali:

yak berikut tutorialnya:

1. Buka program andalan kita PHOTOSHOP, disini saya menggunakan CS3 , bagi yang punya CS1, CS2, CS4, CS 5 jangan khawatir karena caranya sama saja
setelah itu pilih File >> New , OK
images ilmugrafis.com
Pilih PAINT BUCKET TOOL dan warnai background menjadi hitam


2. buat kata yang anda inginkan caranya pada logo teks (T) di tool bar klik HORIZONTAL TYPE TOOL, ketik teks contoh FACEBOOK, TWITTER, SAYA KEREN, DIA CANTIK, dll
disini saya menuliskan FACEBOOK saja, pakai font Arial Black (bukan Ariel peterpan loh), warna font dibuat putih biar kelihatan waktu menulis di kanvas photoshop
images ilmugrafis.com


3. Warnai teks dengan Gradien Overlay, caranya: klik LAYER >> LAYER STYLE >> GRADIEN OVERLAY
images ilmugrafis.com
buat gradien overlay disini saya memakai warna biru dengan kode Hexadecimal di atas untuk lebih jelasnya anda bisa membaca Kode Warna Hexadecimal Dalam Desain Grafis dan juga Tutorial Membuat Gradien Background
agar penjelasan disini tidak terlalu panjang :) dan dijelaskan secara berulang - ulang


4. Buat seleksi dengan pen Tool , bisa dilihat juga cara selengkapnya disini SELEKSI DENGAN PEN TOOL
images ilmugrafis.com
Klik Kanan dan pilih Make Selection , Feater Radius gunakan 0 (Nol), tekan OK


5. setelah ada garis seleksi putus - putus muncul , maka buatlah Layer baru dengan cara menekan CRTL + Shift + N , beri nama Layer 1
Warnai Layer 1 dengan Paint Bucket Tool dengan warna PUTIH, setelah itu tekan CRTL + D untuk menghilangkan seleksi


6. kembali ke layer FACEBOOK, tekan dan tahan tombol CTRL dan klik kiri tepat pada panah yang ditunjukkan gambar ini
images ilmugrafis.com
jika langkah anda benar maka akan muncul titik dan garis seleksi disekitar teks FACEBOOK


7. OK, lanjutkan dengan Klik di layer 1 lalu gunakan INVERSE (gunanya untuk membalikkan seleksi)
caranya tekan : CTRL + SHIFT + I , nah sekarang seleksi berbalik dari seleksi di dalam tulisan facebook sekarang keluar tulisan facebook, selanjutnya tekan tombol DEL pada keyboard untuk menghilangkan Cat Putih yang tidak diinginkan
Jika benar akan seperti ini:
images ilmugrafis.com
Setelah itu tekan CTRL + D untuk menghilangkan Seleksi

8. Nah Langkah berikutnya tinggal terakhir, yaitu menurunkan Opacity Cat Putih tersebut Caranya:
images ilmugrafis.com
opacity: 50%
Fill: 60%
images ilmugrafis.com

Agar terlihat lebih cantik tambahkan efek Stroke,
Aktifkan pada layer Teks FACEBOOK , kemudian pada menu utama pilih menu: Layer >> Layer Style >> Stoke
Taraaa... selesai dan hasilnya:
images ilmugrafis.com
Facebook Efek Glossy
Tutorial Photohop ini diarsipkan di ilmugrafis dalam kategori Teks Effect
Selamat berkarya Salam ilmuGrafis, SEMOGA BERMANFAAT

 Membuat Efek Teks Neon  Pelangi
Selamat Tahun baru 2012 bagi para pecinta desain grafis di seluruh dunia dan khususnya di Negara Indonesia tercinta. Semoga di tahun ini kemampuan imajinasi kita semakin meningkat daripada tahun kemarin. Bagi yang baru mengenal desain grafis tidak ada salahnya untuk tancap gas dan mempelajari semua tutorial di ILMUGrafis ini agar semakin canggih. Baiklah kali ini tema kita adalah membuat tulisan dengan teks efek neon berwarna ala pelangi. layaknya film TRON tp kali ini kita gunakan warna warni untuk menyambut tahun baru yang ceria ini.

Berikut Tutorial / Langkah - langkahnya:

1. Buka Program Photoshop, jika belum punya anda bisa mencari di Search Service paman Google
Cara membuka Program Photoshop: Start (di pojok kiri bawah windows) >> All Program >> Photoshop

2. Buat New Project (lembar kerja baru) dengan menekan CTRL + N
dan atur sesuka hati, disini saya atur seperti ini:
image properties of ilmugrafis.com
Lalu Warnai Backgroundnya dengan warna hitam
Caranya: Set Foreground (Hitam) dan background (Putih) lalu klik Paint Bucket Tool, arahkan kursor dan klik di kanvas
image properties of ilmugrafis.com

3. Ketik teks yang diinginkan, misal "ILMUGRAFIS 2012", disini (penulis) menggunakan type font Tron
Anda bisa mencari jenis font Tron di Google Service (Paman google selalu yang terbaik)
Namun bagi anda yang enggan memakai font tron itu tidak menjadi masalah, anda bisa menggunakan Times New Roman atau Tahoma Font, untuk yang belum mengetahui cara instal font silahkan klik Koleksi Font ilmugrafis
image properties of ilmugrafis.com

4. Tekan CRTL + J untuk menduplikat (menggandakan Layer)

5. Klik Layer >> Layer Style >> Gradien Overlay...
Atur Seperti ini:
image properties of ilmugrafis.com
untuk warna gradient gunakan Merah, Kuning, Hijau, Biru, Ungu
image properties of ilmugrafis.com
bagi anda yang awan masalah gradien bisa membaca tutorial Photoshop Dasar di Membuat Gradien

6. Setelah itu ubah posisi layer copy ke sebelah bawah dengan cara mengDRAG layer copy ke arah bawah
image properties of ilmugrafis.com
Tempatkan kursor di ILMUGRAFIS 2012 copy lalu klik kiri dan tahan mouse geser ke arah bawah (tengah-tengah antara background dan ILMUGRAFIS 2012)
Bagi yang belum mengetahui apa itu layer pada photoshop silahkan klik di Penjelasan Layer Photoshop

6. Sekarang tambahkan efek Blur pada layer "ILMUGRAFIS 2012 copy"
Caranya: Pada menu utama sebelah atas sendiri Klik Filter >> Blur >> Glaussian Blur
Setting 4.0
OK

7. Sekarang klik layer "ILMUGRAFIS 2012" yang letaknya di layer paling atas
Tambahkan efek blur: Klik Filter >> Blur >> Glaussian Blur
Setting 1.0
OK
Hasil sementara jika anda mengikuti tutorial ini
image properties of ilmugrafis.com

8. Masih di layer "ILMUGRAFIS 2012" Klik Layer >> Layer Style >> Blending Options...
image properties of ilmugrafis.com

Lalu ke Outer Glow, Atur Seperti ini
Blend Mode ke: Color Dodge, 50% Opacity, Pilih warna Putih pada kotak di bawah noise, Atur Size: 18 pixels. Sesuaikan sesuai setting di bawah ini
image properties of ilmugrafis.com

Lalu klik Color Overlay, atur seperti di bawah ini
image properties of ilmugrafis.com
Hasilnya:
image properties of ilmugrafis.com
Ok inilah tulisan Efek teks Neon Pelangi
Tips: anda bisa mengatur Opacity nya, jika opacity terasa berlebihan maka turunkan, jika kurang maka naikkan nilainya

Membuat efek tulisan

Efek lighting Glow
Liburan kali ini saya terinspirasi membuat tutorial photoshop teks efek yaitu teks dengan efek Lighting Glow. Efek ini terlihat seperti cahaya sinar laser yang bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain. Mau tahu bagaimana cara membuatnya, ikuti langkah - langkah berikut ini :

1. Siapkan dulu gambar yang akan di beri efek lightning glow saya mengambil contoh gambar di bawah ini
lighting efek ilmugrafis.com
Gambar: Night Road

2. Buat alur teks menggunakan Pen Tool (P) (Contoh : saya menulis nama saya Ivan Azis)
pada propertiesnya atur seperti ini (pilih path)
lighting efek ilmugrafis.com

3. Setelah membuat alur teks kemudian atur brushnya dengan cara menekan tombol (B) setelah itu tekan F5 untuk masuk ke menu brush

Setting Brush Tip Shape
lighting efek ilmugrafis.com

Lalu atur Other Dynamics
lighting efek ilmugrafis.com

4. Buat Layer baru Tekan (Sifht + Ctrl + N)

5. Setelah mengatur brush, Pada Toolbox kita setting / atur warna foreground menjadi putih
lighting efek ilmugrafis.com

6. Kemudian ubah Path dari Pen tool menjadi garis dengan jalan
Tekan (A) > Klik Kanan > Stroke Path
lighting efek ilmugrafis.com

7. Ulangi langkah 4 – 6 tetapi warna di ubah menjadi seperti di bawah
lighting efek ilmugrafis.com

8. Layer yang berisi warna orange usahakan berada di bawah layer garis teks yang berwarna putih. Setelah itu edit layer yang berisi garis orange dengan cara Filter>Blur>Gaussian Blur atur ukuran blurnya supaya pas. (NB: kalau saya biasanya memakai ukuran 4.0)
Jika berhasil hasilnya kurang lebih seperti ini
lighting efek ilmugrafis.com
Efek Lighting Teks

Jumat, 02 Maret 2012

OSI LAYER


OSI LAYER
(Open Systems Interconnection)
1.1 OSI Layer.
Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.
Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.
Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi. Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.
1.2 Cara Kerja OSI Layer
Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke-tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya. Dari masing-masing layer mempunyai tugas tersendiri demi kelancaran data yang akan dikirimkan. Berikut adalah deskripsi singkat beberapa tugas dari masing-masing layer dari layer application sampai physical.
1.2 Macam-Macam OSI Layer.
a) Physical Layer.
Ini adalah layer yang paling sederhana yang berkaitan dengan electrical (dan optical) koneksi antar peralatan. Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi melalui media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer Physical. Peralatan seperti repeater, hub dan network card adalah berada pada layer ini.
Fungsi physical layer antara lain :
Untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.
b) Data-link layer
Layer ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan layer physical, karena menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan layer protocol yang lebih high-level, layer data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer physical. Akan mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network. Ethernet (802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5) adalah protocol pada layer Data-link.
Fungsi data-link layer antara lain:
Untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
c) Network Layer
Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti IPX, Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah memprogram protokol menjadi beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange) & NCP (Netware Core Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi Netware.
Fungsi network layer antara lain:
Untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.


d) Transport Layer
Layer transport data, menggunakan protocol seperti UDP, TCP dan/atau SPX (Sequence Packet eXchange, yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi khusus untuk koneksi berorientasi IPX). Layer transport adalah pusat dari mode-OSI. Layer ini menyediakan transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya.
Fungsi transport layer antara lain:
Untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
e) Session Layer
Layer Session, sesuai dengan namanya, sering disalah artikan sebagai prosedur logon pada network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan ke dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya. Beberapa protocol pada layer ini: NETBIOS: suatu session interface dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer application. NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface), suatu pengembangan dari NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft networking, seperti Windows NT dan LAN Manager. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol). PAP (Printer Access Protocol), yang terdapat pada printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk.
Fungsi session layer antara lain:
Untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama. Dan juga mengendalikan dialog antar aplikasi.
f) Presentation Layer
Layer presentation dari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani oleh layer ini.
Fungsi presentation layer antara lain:
Untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
g) Aplication Layer
Layer ini adalah yang paling “cerdas”, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka. Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application.
Fungsi application layer antara lain:
Sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.


























TCP/IP
2.1 TCP/IP
TCP/IP adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.
Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.
Keunggulan TCP/IP adalah sebagai berikut:
1. Open Protocol Standard, yaitu tersedia secara bebas dan dikembangkan independen terhadap komputer hardware ataupun sistem operasi apapun. Karena didukung secara meluas, TCP/IP sangat ideal untuk menyatukan bermacam hardware dan software, walaupun tidak berkomunikasi lewat internet.
2. Independen dari physical network hardware. Ini menyebabkan TCP/IP dapat mengintegrasikan bermacam network, baik melalui ethernet, token ring, dial-up, X.25/AX.25 dan media transmisi fisik lainnya.
3. Skema pengalamatan yang umum menyebabkan device yang menggunakan TCP/IP dapat menghubungi alamat device-device lain di seluruh network, bahkan Internet sekalipun.
4. High level protocol standar, yang dapat melayani user secara luas.
2.2 Cara Kerja TCP/IP
  • Untuk memindahkan data antara dua komputer yang berbeda dalam suatu jaringan yang terdiri dari banyak komputer, dibutuhkan alamat tujuan dan perantara untukmemindahkan sinyal elektronik pembentuk data secara aman dan langsung.
  • Internet menggunakan protokol untuk menjamin sampainya data secara aman di tempat tujuan.
  • Saat seorang pengguna Internet mengirim sekelompok teks ke mesin lain, TCP/IP mulai bekerja. TCP membagi teks tersebut menjadi paket-paket data kecil, menambahkan beberapa informasi (dapat dianggap sebagai pengiriman barang), sehingga computer penerima memastikan bahwa paket yang diterimanya tidak mengalami kerusakan sepanjang pengiriman. IP menambahkan label yang berisikan informasi alamat pada paket tersebut.
  • Deretan paket-paket TCP/IP berjalan menuju tujuan yang sama dengan menggunakan berbagai jalur yang berbeda. Sebuah perangkat khusus yang disebut router dipasang di titik persimpangan antar jaringan dan memutuskan jalur mana yang paling efisien yang menjadi langkah berikut dari sebuah paket. Router membantu mengatur arus lalu lintas di Internet dengan membagi beban, sehingga menghindari kelebihan beban pada suatu bagian dari sistem yang ada.
  • Saat paket-paket TCP/IP tiba di tempat tujuannya, komputer akan membuka label alamat IP lalu menggunakan daftar pengiriman yang ada pada paket TCP untuk memeriksa apakah ada kerusakan paket yang terjadi selama pengiriman, dan menyusun kembali paket-paket tsb menjadi susunan teks seperti aslinya. Saat komputer penerima menemukan paket yang rusak, komputer tsb akan meminta komputer pengirim untuk mengirim salinan baru dari paket yang rusak.
  • Sebuah perangkat khusus yang disebut gateway memungkinkan beragam tipe jaringan yang ada di horison elektronik untuk berkomunikasi dengan Internet menggunakan TCP/IP. Gateway menerjemahkan protokol asli jaringan komputer tersebut menjadi TCP/IP dan sebaliknya.
  • Bagi seorang pemakai, Internet hadir seperti jaringan global raksasa yang tidak terbatas, yang langsung merespon jika diminta. Komputer, gateway, router, dan protokol yang membuat ilusi ini bekerja.
2.3 Macam-Macam Layer pada TCP/IP
Karena tidak ada perjanjian umum tentang bagaimana melukiskan TCP/IP dengan model layer, biasanya TCP/IP didefinisikan dalam 3-5 level fungsi dalam arsitektur protokol. Berikut merupakan bagan dari 5 layer dalam TCP/IP.
a) Physical Layer
Physical layer mendefinisikan karakteristik yang dibutuhkan hardware untuk membawa sinyal data transmisi. Hal hal seperti level tegangan, nomor dan lokasi pin interface, didefinisikan pada layer ini.
b) Network Access Layer
Protokol pada layer ini menyediakan media bagi system untuk mengirimkan data ke device lain yang terhubung secara langsung. Dalam literatur yang digunakan dalam tulisan ini, Network Access Layer merupakan gabungan antara Network, Data Link dan Physical layer. Fungsi Network Access Layer dalam TCP/IP disembunyikan, dan protokol yang lebih umum dikenal (IP, TCP, UDP, dll) digunakan sebagai protokol-level yang lebih tinggi.
Fungsi dalam layer ini adalah mengubah IP datagram ke frame yang ditransmisikan oleh network, dan memetakan IP Address ke physical address yang digunakan dalam jaringan. IP Address ini harus diubah ke alamat apapun yang diperlukan untuk physical layer untuk mentransmisikan datagram.
c) Internet Layer
Diatas Network Access Layer adalah Internet Layer. Internet Protocol adalah jantung dari TCP/IP dan protokol paling penting pada Internet Layer (RFC 791). IP menyediakan layanan pengiriman paket dasar pada jaringan tempat TCP/IP network dibangun. Seluruh protokol, diatas dan dibawah Internet layer, menggunakan Internet Protokol untuk mengirimkan data. Semua data TCP/IP mengalir melalui IP, baik incoming maupun outgoing, dengan mengabaikan tujuan terakhirnya.
d) Transport Layer
Dua protokol utama pada layer ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP). TCP menyediakan layanan pengiriman data handal dengan end-to-end deteksi dan koreksi kesalahan. UDP menyediakan layanan pengiriman datagram tanpa koneksi (connectionless) dan low-overhead. Kedua protokol ini mengirmkan data diantara Application Layer dan Internet Layer. Programmer untuk aplikasi dapat memilih layanan mana yang lebih dibutuhkan untuk aplikasi mereka.
e) Application Layer
Pada sisi paling atas dari arsitektur protokol TCP/IP adalah Application Layer. Layer ini termasuk seluruh proses yang menggunakan transport layer untuk mengirimkan data. Banyak sekali application protocol yang digunakan saat ini. Beberapa diantaranya adalah :
-TELNET, yaitu Network Terminal Protocol, yang menyediakan remote login dalam jaringan.
-FTP, File Transfer Protocol, digunakan untuk file transfer.
-SMTP, Simple Mail Transfer Protocol, dugunakan untuk mengirimkan electronic mail.
-DNS, Domain Name Service, untuk memetakan IP Address ke dalam nama tertentu.
-RIP, Routing Information Protocol, protokol routing.
-OSPF, Open Shortest Path First, protokol routing.
-NFS, Network File System, untuk sharing file terhadap berbagai host dalam jaringan.
-HTTP, Hyper Text Transfer Protokol, protokol untuk web browsing.




Padanan OSI dan TCP/IP
3.1 Bagan dan Padanan OSI dan TCP/IP
Persamaan antara model OSI dan TCP/IP antara lain :
1) Keduanya memiliki layer (lapisan).
2) Sama – sama memiliki Application layer meskipun memiliki layanan yang berbeda.
3) Memiliki transport dan network layer yang sama.
4) Asumsi dasar keduanya adalah menggunakan teknologi packet switching.
5) Dua-duanya punya transport dan network layer yang bisa diperbandingkan.
6) Dua-duanya menggunakan teknologi packet-switching, bukan circuit-switching ( Teknologi Circuit-Switching digunakan pada analog telephone).
Perbedaan antara model OSI dan TCP/IP antara lain :
1) TCP/IP menggabungkan presentation dan session layers kedalam application layers.
2) TCP/IP menggabungkan OSI-data link dan physical layers kedalam network access layer.
3) TCP/IP Protocol adalah standar dalam pengembangan internet.

TV